Jenis Layar Smartphone

Posted in Berita , 08/08/2014

TFT (Thin Film Transistor)

TFT (Thin Film Transistor) adalah tipe layar jenis yang menggunakan teknologi LCD yang berwarna terbaru sehingga mampu menghadirkan ketajaman warna lebih baik, jenis teknologi layar ini disebut Active-Matrix Color Display. Layar TFT menempatkan transistor di setiap piksel layar yang mampu dinyalakan dan dimatikan secara individual. Terdapat kelemahan dari layar LCD jenis TFT ini, yaitu relatif lebih mahal dan konsumsi baterai lebih besar ketimbang AMOLED.

 

Layar IPS LCD

IPS (In-plane switching). Salah satu teknologi LCD TFT untuk meningkatkan kualitas reproduksi warna dan viewing angle yang lebih luas. Saat dilihat dari sudut pandang yang ekstrim pengguna masih dapat melihat layar dengan baik. Konsumsi daya layar ini lebih besar seperti halnya layar TFT. Teknologi panel IPS diklaim yang terbaik dilihat dari tingkat keakuratannya yang boleh dikasih 2 jempol, kedalaman warna yang baik. Panel IPS sangat cocok untuk desain grafis, potografi,indsutri film, kebutuhan medis serta aplikasi keamanan.

 

Layar S-LCD (Super LCD)

Inilah pengembangan dari Jenis layar LCD. Akurasi (kejelasan) dan Kecerahan gambar dan teksnya lebih bagus. Selain peningkatan Kecerahan dan Akurasi, Jenis layar Super LCD memiliki sudut pandang yang lebar layaknya IPS LCD yang otomatis membuat Anda bisa melihat layar smartphone dari samping, atas, bawah dengan cukup jelas.

 

Layar OLED

Organic Light-Emitting Diode (OLED) adalah komponen yang terdiri dari film tipis yang berasal dari molekul organic yang menciptakan cahaya berkat adanya rangkaian listrik. OLED terbuat dari bahan organik (berbasis karbon) yang memancarkan cahaya ketika dialiri listrik. Karena OLED tidak memerlukan backlight dan filter (seperti display LCD), dari segi konsumsi daya, mereka lebih efisien dan lebih tipis.. OLED sendiri memiliki banyak keuntungan seperti :


- Tampilan OLED baru dan menarik. Layar terbuat dari gabungan warna dalam kaca transparan sangat tipis sehingga ringan dan fleksibel.

- Kemampuan OLED untuk beroperasi sebagai sumber cahaya yang menghasilkan cahaya putih terang saat dihubungkan dengan sumber listrik. 

- Konsumsi daya listrik yang rendah dan terbuat dari bahan organik menjadikan OLED sebagai teknologi ramah lingkungan. 
- Biaya operasional yang relatif rendah dan proses perakitan yang relatif sederhana dibandingkan LCD. OLED dapat dicetak ke atas substrat yang sesuai dengan menggunakan teknologi pencetak tinta semprot (inkjet printer). 
- Memiliki jangkauan wilayah warna, tingkat terang, dan tampilan sudut pandang yang sangat luas. Piksel OLED memancarkan cahaya secara langsung sedangkan LCD menggunakan teknologi cahaya belakang (backlight) sehingga tidak memancarkan warna yang sebenarnya. 

 

Layar AMOLED

AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode) merupakan jenis layar yang menggunakan teknologi OLED (Organic light-emitting diode) yang diklaim menghasilkan tingkat kehitaman lebih gelap, warna lebih cerah dan tampilan layar dapat terlihat jelas meski berada di bawah sinar matahari langsung. Adapun kelebihan dari AMOLED adalah penggunaan daya yang relatif lebih hemat.

 

Retina Display

Sesungguhnya Retina Display adalah layar resolusi tertinggi yang pernah memungkinkan pengguna untuk menonton video HD, membaca iBooks atau untuk menikmati aplikasi jaringan sosial di iPad dalam resolusi tinggi. Layar ini disebut Retina Display, seperti ketika Anda memegang sesuatu yang dilihat antara 10-12 inci dari mata anda, itu merupakan batas retina manusia untuk membedakan pixel.